“Ini haikuKu mana haikuMu”.

Senin, 08 Desember 2014

Zain Stone

| No comment



Embun terakhir
Kaki kaki bergegas
Mengejar mimpi 


Di tepi malam
Mimpiku tak terangkai
Embun menetes


Mengayun langkah
Di bawah terik mentari
Mencari nafkah


Siang nan garang
Peluh luluh di ranjang
Kamar tak ber AC


Siang memanggang
Beragam corak wajah
Bersaing hidup


Kita menyatu
jam satu dini hari
Melepas rindu


Ruang berdiam
Hari menjelang siang
Pegawai bolos


Siang mengering
Kopi hitam tak manis
Senyummu manis


Menunggu waktu
Kain kafan terhampar
Lahat menanti


Susuri siang
Aksara jadi kata
Terangkai haiku


Sebungkus nasi
Empat wajah berharap
Hati bersabar


Menari bibir
Lancar meluncur .kata
Tertinggal janji 


Kantuk meruang
Mata telinga jenuh
Tuntas anggaran 


Maghrib beranjak
Malam merambah pelan
Menuntun rindu 


Damai di jiwa
Asap menari lepas
Bebas terbatas 


Hujan menderas
Hawa terasa dingin
Adam menghangat


Dingin kotaku
Malam langit menangis
Tanah menggigil 


Tags :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar