
keranda biru
bukanlah ujung mimpi
pacarmu baru
gulungan waktu
mengusik jejak debu
bajuku kamu
Jelajah bukit
jemarimu nakallah
lenguhnya kerbau
tongkat musanya
menapak hutan bambu
tanah berlumpur
karang yang tumbuh
di keningmu serupa
magma mengkristal
sejarah manja
memetik angan panjang
buahnya cinta
keabadian
menjadi saksi sumpah
dikau padanya
jalan setapak
memanjang kelam malam
dikuah kacang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berkomentar