
bening nan dingin
butir embun didaun
dingin mendekap
pilu berlalu
datang kembali cinta
hampa dan palsu
berkawan angin
disaat hujan turun
menambah dingin
harus berulang
ratapan masa lalu
diujung kisah
aku terjaga
ketika puisiku
tidak sempurna
dia disana
bertabur kasih gelap
dan pesta malam
aku disini
tenggelam dalam sepi
menyiksa hati
tiap lelaki
disentuhnya sengaja
menebar onak
kau daun kering
terlepas dari ranting
terhempas angin
aku terjaga
ketika puisiku
tidak sempurna
berlalu pergi
dihempas matahari
tiada bekas
Perlahan pergi
diusir matahari
tiada bekas
tinggalkan rindu
dahan pohon nan sendu
kering merana
hati menjerit
disayat cinta angkuh
dipeluk pedih
dipeluk pedih
disayat cinta angkuh
hati menjerit
berburu sepi
diladang ladang getir
hampiri sunyi
berlalu pergi
dihempas matahari
tiada bekas
harapan lepas
Beruntai sendu pilu
Berujung tangis
disaat lelap
datang mimpi menyergap
kekasih lenyap
pada lelapnya
tidurmu mimpi pilu
kekasih lari
ditengah malam
saat melayang mimpi
melukis langit
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berkomentar