“Ini haikuKu mana haikuMu”.

Rabu, 10 Desember 2014

Kananta Egotika

| No comment
 
Kata dan kata
Dalam sekat hitungan
Logat haiku 


Dengar wacana
Mulut nasib bicara
Terbata bata


Sehangat kopi
Kuucap salam dalam
Selamat pagi


Pagi keramat
Awan mendung seperti
Gerhana bumi


Pagi teramat
Pucat pasi sembunyi
Pulas kembali 


Pagi selamat
Matahari dan bumi
Dari ambisi 

 

Katakan sayang
Kesaktian setia
Pedang Ilahi

Di ladang perang
Para jiwa belia
Utuh kembali

Jauh asmara
Nestapa meniduri
Tubuh sendiri

Seribu musim
Seribu panas dingin
Satu setia


Jarak memisah
Selisih hitung waktu
Jiwa manunggal

Mengusut niat
Sebab asal perbuatan
Puncak alasan 

Di tepi doa
Aku menyisip rindu
Seorang dia 

Tidak selalu
Usia dan dewasa
Datang bersama 

Peta cerita
Jiwa berkawan erat
Segala nasib 

Putih kelabu
Langit serupa domba
Seribu wajah

Selepas hujan
Kaos celana dalam
Berebut panas

Terbang tak tinggi
Pertapa kurang sakti
Menunggang unta 

Siang menggali
Cangkul malam mencuri
Harta Ilahi 

Lautan bening
Ikan berenang tampak
Dalam perutnya 

 

Tags :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar