“Ini haikuKu mana haikuMu”.

Senin, 08 Desember 2014

GANJAR KURNIA

| No comment
 
Pohon terbelah
Ulat saling memakan
Berburu kenyang


Sekhusyu ruku
Masih terbayang haiku
Ampun Tuhanku


Merah jelaga
Langit menghisap sukma
Bulan menganga


Cawan oplosan
penghiburan derita
di pesta nyawa


Izroil nanar.....
Dengan satu hentakan
bergelimpangan


Do'a terpental
bersama tangis liris
Aku meringis


Daun tersipu
Malam memagut bulan
Lalu telanjang

Kembara syahwat
Menjelajah kubangan
Meregang nikmat

Turbulen waktu
Umur Hanya sekejap
Itukah bekal?

Kucari hikmat

Makna gumelar hidup  

 Sukur padaMu 

 

Gelegak desir
Kelam memagut bibir
Lalu mengalir 

Hari merangkak
Kelalawar menghisab
Pulang menjelang 

Kuhantar dzikir
Ke singgasana Arsy
Sebagai bakti 

 

Tags :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar