
kutulis haiku
sebab kelu suara
berkata cinta
mata yang sakit
tidak jernih melihat
buram memekat
berburuk sangka
keindahan tiada
salah si mata
sehatkan mata
jangan ada selumbar
menghalang pandang
di ujung waktu
ia mengetuk pintu
hilang nyaliku
“Ini haikuKu mana haikuMu”.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berkomentar