
tawar menawar
di pasar kaki lima
pada belanja
gerobak sayur
mengangkut daun kangkung
pertanda subur
di pagi hari
tukang roti bernyanyi
lagu bethoven
ciri betawi
sarapan nasi uduk
dan semur jengkol
Padat merayap
Menyerang ranjang kota
Berburu harta
Segunung buku
kutu pun bersekutu
menggali ilmu
kulit keriput
wajahnya tukang sampah
banyak berjasa
racun tembakau
digeladah logika
menjemput maut
jangan dibuka
bila kau belum tiba
tak kan surprise
aku berikan
kolase dan haiku
hanya untumu
si tukang nyapu
pergi bukan wisata
bersihkan kota
hancur melepuh
berubah topeng badut
meleleh busuk
pintu tertutup
tak kan terbuka lagi
terkunci kubur
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berkomentar